PENGEMBANGAN POTENSI DESA



PENGEMBANGAN POTENSI DESA
MELALUI
KKN UTM TEMATIK 2017
Tanggal 11 Januari 2017 merupakan hari pertama mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura bersama dosen pembimbing lapang tiba di Kecamatan Pasean guna mengikuti acara pelepasan mahasiswa KKN ke desa. Setelah mengikuti acara pelepasan di Kecamatan Pasean, mahasiswa KKN tiba di desa Dempo Timur yang disambut dengan baik oleh Kepala Desa atau yang mewakilkan.
Selama pelaksanaan KKN kelompok KKN 31 melaksanakan beberapa kegiatan dan program kerja, diantaranya: Pembuatan Kecap dari Air Kelapa, Pelatihan pembuatan Kerajinan dari Batok Kelapa, Bimbingan Belajar, Sosialisasi ke Sekolah, dan pelatihan Buta Aksara. Selain melaksanakan program kerja, kelompok KKN 31 juga melakukan kegiatan tambahan seperti, pembuatan papan nama dusun, Silaturrahmi, Rapat dengan aparatur desa, mengajar di sekolah dari tingkat TK, SD, MTs dan SMAI, pembuatan media pembelajaran, pelatihan pembuatan kerajinan dari kain flannel.
1.    Silaturrahmi ke masyarakat desa Dempo Timur
Kegiatan Silaturrahmi dilakukan pada hari ke-2 kamis 12 Januari 2017, kelompok KKN 31 bersilaturahmi ke rumah masyarakat desa Dempo Timur Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi kepada masyarakat dan sosialisasi kerumah masyarakat desa Dempo Timur  dengan tujuan bahwasannya di Desa Dempo Timur telah diadakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata dengan tema “Peningkatan Perekonomian melalui Inovasi Potensi Sumber Daya Lokal”. Serta meminta dukungan dan partisipasi masyarakat desa Dempo Timur.

Gambar 3.1
Silaturrahmi ke Rumah Masyarakat
1.        Pembuatan Kecap dari Air Kelapa
Sektor pertanian di desa Dempo Timur merupakan salah satu potensi terbesar desa yang terdapat di sana. Beberapa tanaman pertanian yang memiliki nilai jual dapat tumbuh dengan baik disana diantaranya adalah kelapa, kacang tanah, cabai jamu, cabe jawa, siwalan, dan jagung. Potensi desa Dempo Timur inilah yang memberikan peluang kepada masyarakat untuk lebih serius mengembangkan produk olahan makanan  dari beberapa hasil pertanian warga untuk lebih di kembangkan.
 Salah satu komoditas yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan di desa Dempo Timur adalah Kelapa. Kelapa merupakan salah satu hasil terbesar dari pertanian warga. Hasil pertanian ini kurang termanfaatkan secara maksimal, biasanya kelapa hasil panen warga desa Dempo Timur langsung di jual mentah kepada para tengkulak. Padahal kelapa memiliki banyak manfaat dan kegunaannya. Selain itu kelapa juga mempunyai nilai ekonomis apabila diolah dalam bentuk produk makanan.
Potensi desa merupakan salah satu bentuk hasil dari produksi yang dihasilkan desa Dempo Timur. Salah satu potensi desa yang ada di desa Dempo Timur kecamatan Pasean adalah Kelapa. Di desa Dempo Timur  terdapat pohon kelapa yang cukup melimpah. Akan tetapi dari hasil produksi masyarakat di desa Dempo Timur, sebagian besar masyarakatnya kurang memiliki pengalaman untuk membuat inovasi baru berupa bahan pangan dari kelapa tersebut. Sebagian kecil masyarakat di desa Dempo Timur mengolah daging kelapa menjadi jajanan untuk disajikan disetiap ada hajatan, sedangkan air kelapanya dibuang sia-sia.
Dengan adanya permasalahan tersebut, maka dari itu kegiatan KKN Tematik kelompok 31 mencoba membuat inovasi baru mengenai hasil panen kelapa di Desa Dempo Timur. Karena selama ini hasil panen dari kelapa hanya dijual dalam bentuk mentah kepada tengkulak. Hal ini yang menyebabkan nilai jual kelapa tidak terlalu tinggi. Penanganan hasil panen kelapa tersebut berupa pengolahan Air Kelapa menjadi produk makanan yaitu “Kecap” sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomis suatu komoditas dan juga pendapatan dari masyarakat desa Dempo Timur. Sedangkan batok dari kelapa tersebut diolah menjadi kerajinan berupa hiasan. Output yang diharapkan dari kegiatan ini supaya dapat meningkatkan perekonomian di Desa Dempo Timur.
Pelatihan pembuatan olahan air kelapa menjadi kecap diikuti oleh ibu-ibu PKK desa Dempo Timur sebagai Peserta pelatihan pembuatan kecap dari air kelapa. Pelatihan produk olahan air kelapa menjadi kecap kepada masyarakat Desa Dempo Timur secara non formal.
a.    Sasaran
Penduduk Desa Dempo Timur.
b.    Metode
Pelatihan program kerja, praktek pengolahan dan pengemasan produk
c.    Media
Hardfile yang berisi tentang bahan-bahan dan cara pembuatan kecap dari air kelapa
v  BAHAN-BAHAN PEMBUATAN KECAP DARI AIR KELAPA
1.    Air kelapa
2.    Pekak
3.    Daun salam
4.    Bawang putih
5.    Kemiri
6.    Kluwak
7.    Laos
8.    Serrai
9.    Gula merah
10.     Garam atau vitsin
v  CARA PEMBUATAN KECAP KELAPA
1.      Air kelapa 2,5 liter
2.      Sangrai 5 buah pekak sampai aromanya keluar dan siapkan 5 lembar daun salam
3.      Haluskan bawang putih sebanyak 3 buah dan kemiri 25 gram, tumis kemudian
4.      Pecahkan 5 buah kluwak lalu isi kluwak direndam air selama 2 menit dan haluskan
5.      Iris tipis - tipis laos sebanyak 50 gram dan 2 batang sereh dimemarkan/ tumbuk.
6.      Iris gula merah sebanyak 0,5 kg ditambah air sedikit dan panaskan sampai meleleh
7.      Panaskan air kelapa, setelah mendidih air mendidh masukan semua racikan bumbu-bumbu
8.      Aduk racikan diatas hingga menjadi setengah bagian
9.      Saring sisa rempah-rempah dan mendidihkan kembali
10.  Tambahkan garam dan vitsin secukupnya
11.  Diamkan selama 1 malam dan didihkan kembali air kelapa keesokan harinya
12.  Ulangi untuk memanaskan air kelapa sampai mengental
13.  Setelah mengental, masukan asam benzoat 0,02% ke dalam botol kecap sebanyak 0,5 gram.
v  Peralatan Penunjang
1.    Kompor
2.    LPG
3.    Panci
4.    Wajan
5.    Spatula
Gambar 3.2
Pelatihan Pembuatan Kecap dari Air Kelapa

2.    Bimbingan Belajar
Bimbingan Belajar merupakan salah satu bentuk pendidikan non formal yang dapat membantu memecahkan hambatan-hambatan belajar yang dialami siswa diluar pendidikan formal. Pendidikan Non Formal merupakan jalur pendidikan diluar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Bimbingan Belajar sebagai bagian dari pendidikan berperan dalam upaya membantu peserta didik untuk mengoptimalkan ketrampilan dirinya serta mengembangkan dirinya secara optimal, sehingga mampu mencapai keberhasilan belajar secara keseluruhan.
Dengan adanya Bimbingan Belajar diharapkan mampu memecahkan permasalahan belajar yang dialami oleh siswa. Bimbingan Belajar dengan menggunakan pembelajaran atau pendekatan yang lebih menarik dapat  membuat siswa belajar dengan nyaman, membuat siswa lebih antusias untuk belajar dan mampu mencapai hasil lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri siswa untuk mampu menyelesaikan tugas-tugas belajar dengan baik. Selain mengatasi permasalahan belajar, bimbingan belajar juga dapat meningkatkan ketrampilan yang dimiliki siswa untuk semakin lebih berkembang. Sebagai mahasiswa yang sudah memiliki bekal keilmuan yang didapat dari perguruan tinggi, sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diantaranya yaitu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, kelompok KKN 31 membuat program Bimbingan Belajar yang diselenggarakan di Desa Dempo Timur Kec. Pasean  Kab. Pamekasan. Dengan adanya bimbingan belajar diharapkan mampu membuat pendidikan di Desa Dempo Timur lebih gemilang, maju, dan peserta didik di Desa Dempo Timur menjadi siswa yang lebih cerdas dan berprestasi.
Jadwal Bimbingan Belajar desa Dempo Timur Kec. Pasean Kabupaten Pamekasan
Hari, Tanggal
Mata Pelajaran
Jenjang
Nama Pengajar
Selasa, 17 Januari 2017
Bahasa Inggris
SMAI
Uswatun Hasanah

Matematika
SMAI
Inda Mukfidah


MTs
Zulfatun Najmah
Rabu, 18 Januari 2017
Bahasa Inggris
SMAI
Uswatun Hasanah

Matematika
SMAI
Inda Mukfidah


MTs
Zulfatun Najmah

Sejarah
MTs
Abul Fath Ibnu Zain dan Inda Mukfidah
Minggu 2
Senin, 23 Januari 2017
Matematika
MTs
Inda Mukfidah, Zulfatun Najmah

IPS
MTs
Dewi Aisyah

Sejarah
MTs
Nadya Pungky, Riza Fitriana Dewi

Bahasa Korea
SMAI dan MTs
Uswatun Hasanah

IPA
MTs
Abul Fath Ibnu, Sahrur Rudi
Selasa, 24 Januari 2017
Matematika
MTs
Inda Mukfidah, Zulfatun Najmah

IPS
MTs
Dewi Aisyah

Sosiologi
MTs
Uswatun Hasanah, Nadya Pungky

Sejarah
MTs
Riza Fitriana Dewi

Bahasa Korea
SMAI dan MTs
Uswatun Hasanah

Gambar 3.3
Bimbingan Belajar
3.    Sosialisasi ke sekolah
Sosialisasi merupakan proses pembelajaran yang dilakukan oleh seseorang untuk mengenal lingkungan yang akan membekali diri individu untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan. Sekolah merupakan media sosialisasi yang lebih luas, karena sosialisasi di sekolah dapat memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan untuk mengembangkan daya intelektual siswa agar dapat hidup layak dan merangsang partisipasi demokrasi melalui pengajaran ketrampilan berbicara dan mengembangkan kemampuan berfikir siswa rasional dan bebas. Sosialisasi ke sekolah dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Januari 2017 yang bertempat di SMAI Dempo Timur dan MTs Raudlatul Hasanah.
Gambar 3.4
Sosialisasi ke Sekolah
4.    Pelatihan Buta Aksara
Ilmu pengetahuan merupakan salah satu modal utama dalam meraih kesuksesan. selain itu ilmu pengetahuan sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang, karena dengan memiliki pengetahuan yang luas maka mereka dapat menghadapi permasalhan didunia. Sebagai seorang mahasiswa yang telah mendapatkan bekal ilmu pngetahuan dari suatu instasi perguruan tinggi negeri, mengadakan pelatihan bagi masyarakat yang masih buta akan aksara dan huruf latin. Pada desa Dempo  Timur terdapat 713 orang yang buta aksara dan huruf latin. Pelatihan buta aksara bertujuan untuk mengurangi tingginya tingkat buta aksara di desa Dempo Timur kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Selain itu pelatihan buta aksara merupakan salah satu program pendidikan yang berupaya mengentaskan masyarakat dari buta aksara yang disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan dengan tujuan yang ingin dicapai adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat buta aksara tentang kemampuan baca tulis dan mengurangi tingkat buta huruf di desa Dempo Timur.
Sedangkan tujuan khusus yang ingin dicapai yaitu meningkatkan mutu masyarakat dengan berupaya memberantas dan mengurangi tingkat buta aksara dan memperluas pengetahuan masyarakat di desa Dempo timur. Pelatihan buta aksara dilaksanakan pada tanggal 24, 27 dan 29 Januari 2017 yang bertempat di desa Dempo Timur. Pelatihan buta aksara diikuti oleh masyarakat  Dempo Timur yang berusia lanjut atau manula.
Gambar 3.5
Pelatihan  Buta Aksara
5.    Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Batok
Kerajinan merupakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui ketrampilan dengan kerajinan tangan. Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan yang menghasilkan hiasan, benda seni dan barang pakai. Di desa Dempo Timur kaya akan potensi pertaniannya, salah satunya yaitu kaya akan potensi buah kelapa. Di desa Dempo Timur banyak pohon kelapa yang tidak dimanfaat kan oleh masyarakat setempat. Mereka hanya memanfaatkan daging kelapanya saja, akan tetapi tidak memanfaatkan tempurung atau batok kelapanya.
Tempurung atau batok kelapa dapat dimanfaat menjadi sebuah kerajinan tangan yang dapat menjadi nilai jual tersendiri dan juga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat Dempo Timur. Kerajinan tempurung atau batok kelapa adalah salah satu aset yang dapat dibudidayakan dan dikembangkan yang kemudian akan mendatangkan pendapatan yang cukup menjanjikan. Kerajinan dari tempurung atau batok kelapa ini merupakan salah satu kegiatan wirausaha yang didasari dari kreatifitas pembuatnya. Kerajinan dari tempurung atau batok kelapa sangat membantu dalam usaha meminimalisasi resiko pemanasan global.
Terdapat banyak kerajinan dari tempurung atau batok kelapa dapat dibuat menjadi kerajinan yang unik dan menarik, diantaranya yaitu gantungn kunci, asbak, miniature motor vespa dan lain sebagainya. Pelaksanaan pelatihan kerajinan dari tempurung atau batok kelapa dilaksanakan pada tanggal 17, 23 dan 30 Januari 2017 yang bertempat di Balai Desa Dempo Timur.
Setelah pelatihan pembuatan kerajinan dari tempurung atau batok kelapa terlaksanakan, maka kelompok KKN 31 mengadakan perlombaan pembuatan kerajinan dari tempurung atau batok kelapa. Dimana peserta lomba kerajinan tempurung atau batok kelapa  tersebut dari lembaga pendidikan baik tingkat SMP, MTs, SMA, MA ataupun SMK.
Gambar 3.6
Pelatihan Batok Kelapa
6.    Pembuatan Media Pembelajaran
Media Pembelajaran merupakan alat bantu untuk proses pembelajaran yang dapat menunjang keberhasilan suatu proses pembelajaran, sehingga proses pembelajaran dapat bertahan lama , efektif dan suasana pembelajaranpun menjadi menyenangkan. Selain itu media pembelajaran dapat dijadikan untuk menyalurkan pesan kepada peserta didik, merangsang fikiran , minat, perasaan dan kemauan peserta didik sehingga  dapat mendorong terciptanya proses pembelajaran pada diri peserta didik. Pelaksanaan pembuatan media pembelajaran dilaksanakan pada tanggal 26 -27 Januari 2017.
 
Gambar 3.7
Pembuatan Media Pembelajaran
7.    Mengajar  di Sekolah
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Mengajar merupakan menyampaikan pengetahuan kepada peserta didik. Dalam kegiatan pembelajaran di sekolah ditemukan adanya masalah-masalah yang di hadapi oleh siswa sebagai peserta didik, seperti ketika seorang peserta didik diminta untuk mengerjakan tugas, meraka sering mengabaikannya. Selain itu, dalam kegiatan pembelajaran seorang guru harus dapat mendorong siswanya untuk selalu belajar dan mempunyai keinginan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Kegiatan mengajar di sekolah ini dilakukan setiap hari senin, selasa dan rabu yang dimulai pada tanggal 16 Januari 2017.
 
Gambar 3.8
Mengajar di Sekolahan
8.    Pelatihan Kerajinan dari Kain Flanel
Kain flanel adalah salah satu material untuk membuat sebuah kreasi tangan yang popular sampai saat ini. Kreasi tangan yang dapat dibuat dari kain flanel itu diantaranya gantungan kunci, bros, bunga, dompet, dan sebagainya. Yang menjadi favorit para remaja wanita di Desa Dempo Timur ini adalah membuat bros dan gantungan kunci dari kain flanel.
Dengan adanya kegiatan ini, nantinya diharapkan kepada para remaja agar dapat dengan mudah membiasakan diri untuk dapat berkarya serta hasilnya juga dapat dijual kepada teman-teman yang ada di lingkungan sekitar maupun lingkungan sekolah. Karena kegiatan ini sangat membantu dalam mengembangkan kreatifitas yang dimiliki dan menghasilkan suatu produk yang memiliki nilai jual.
Gambar 3.9
Pelatihan Pembuatan Kerajinan dari Kain Flanel
9.        Pembuatan Papan Nama Dusun dan Selamat Datang di Desa Dempo Timur
Papan nama merupakan tanda untuk mengetahui suatu tempat dan lokasi sehingga mudah untuk dikenali oleh orang lain yang melihat papan nama tersebut. Pembuatan papan nama selamat datang di Desa Dempo Timur ini bertujuan untuk memberi tahu pada setiap masyarakat ataupun orang baru bahwa sudah memasuki wilayah Desa Dempo Timur dan menjadi petunjuk perbatasan antara Desa Dempo Barat dengan Desa Dempo Timur.
Untuk pembuatan papan nama dusun ini terdiri dari 9 dusun yaitu, Dusun Beruh,  Dusun Duko, Dusun Beringan, Dusun Beruh, Dusun Mojang, Dusun Pajagungan Atas, Dusun Pajagungan Baba, Dusun Duwa’ Pote, Dusun Pancor. Tujuan dari pembuatan papan nama dusun ini sebagai pemberitahuan wilayah dusun.
 
10.    Rapat dengan aparatur desa
Kegiatan hari ke-13 yang dilakukan pada hari senin 23 Januari 2017, kelompok KKN 31 rapat dengan aparatur desa dan Pemerintahan di desa Dempo Timur kecamatan Pasean kabupaten Pamekasan. Pada rapat ini dihadiri oleh pemerintahan, kepala desa, sekretaris desa , 9  kepala dusun yang ada di desa Dempo Timur dan masyarakat. Kegiatan ini membahas tentang musyawarah pembangunan desa Dempo Timur RKPD Kabupaten Pamekasan tahun anggaran 2018.
Gambar 3.11
Rapat bersama Aparat Desa
11.    Rapat Evaluasi
Setiap malam KKN kelompok 31 mengadakan rapat evaluasi dan membahas kegiatan selanjutnya. Rapat ini membahas kekurangan ataupun kendala yang dihadapi hari ini serta untuk acara selanjutnya serta solusi sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu juga pemaparan laporan dari setiap penanggung jawab program kerja kelompok KKN 31.
Gambar 3.12
Rapat Evaluasi

0 Komentar

Disqus Shortna

Comments system